Pengertian dan Contoh Bilangan Heksadesimal

Contoh 3: Konversikan 10100111110011101011 2 ke dalam heksadesimal. 1. Pengelompokkan per 4 digit dimulai dari digit paling kanan. 10100111110011101011 2 = 1010 0111 1100 1110 1011. 2. Gunakan tabel biner-heksadesimal untuk melakukan konversi. 10100111110011101011 2 = A 7 C E B. 3. Gabungkan hasil konversi menjadi satu bilangan heksadesimal. Contoh Soal dan Jawaban Bilangan Heksadesimal 1. Jumlahkan secara berurutan mulai dari digit paling kanan. Untuk dua bilangan yang dijumlahkan, jika hasil penjumlahan lebih dari 15 akan terjadi carry 1, kemudian hasil penjumlahan dikurangi 16 yang akan disimpan sebagai hasil penjumlahan Hexadecimal. Perhatikan contoh di bawah! a. Contoh 3: Mengonversi angka heksadesimal "3.14" ke angka desimal: Decimal Output = 3 × 16 0 + 1 × 16 -1 + 4 × 16 -2 = 3.078125 Tabel konversi heksadesimal ke desimal: Contoh : Ubahlah 7C6 (16) menjadi decimal 7 x 16 2 + C x 16 1 + 6 x 16 0 1792 + 192 + 6 = 1990 (10) Catatan : - Untuk bilangan pecahan , pangkat setelah tanda pecahan(,) dimulai dari (bil)-1 b. Bilangan Hexadesimal ke Bilangan Biner Langkah : Melanjutkan contoh kita sebelumnya, inilah C921 ditulis sebagai rumus desimal dan diselesaikan: C921 16 = (dalam desimal) (1 x 1) + (2 x 16) + (9 x 256) + (12 x 4096) = 1 + 32 + 2.304 + 49.152. = 51.489 10. Versi desimalnya biasanya memiliki digit lebih banyak dari versi heksadesimal, karena heksadesimal dapat menyimpan lebih banyak information

[index] [5633] [1437] [7633] [12745] [14314] [3892] [2568] [4791] [3236] [6839]

https://abudabi-binaryoptiontrade.crypto-trader.asia

test2